Di antara temen-temen sekosan, aku paling kagum sama Fajar. Enggak, bukan berarti aku suka sama dia. Aku masih suka sama Adit kok, hehe. Aku juga kagum sama Adit. Sama Rian juga kagum. Sama Agung, Bima, Keshya, Hanin, Yuni, dan Farah juga kagum. Tapi balik lagi, rasa kagumku ke mereka kalah sama rasa kagumku ke Fajar. Khususnya kagum dengan kepandaiannya dalam bidang matematika yang tak lain dan tak bukan adalah jurusan kami. Dia tuh pinternya nggak ngotak. Aku selalu bertanya-tanya, kenapa dia nggak kuliah di luar negeri aja sih? Udah pasti diterima tuh. Oh ya kayaknya aku perlu deskripsiin dia dulu dan bagaimana kita bisa kenal deket. Jadi namanya Muhammad Fajar Prayogi, biasa dipanggil Fajar atau Yogi. Yang namanya Fajar nggak hanya satu di angkatan kami, makanya selain teman sekelasnya memutuskan untuk manggil dia Yogi biar nggak ketuker sama Fajar satunya. Ya untung duo Fajar itu nggak pernah satu kelas. Nggak kayak aku. Maksudnya di angkatan kami yang namanya Widya ada 5, b...